KENALI BAHASA ANAK DEMI KEBAIKAN DALAM PERKEMBANGANNYA

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk Mengenal Bahasa berdasarkan Gender Serta Implikasinya Terhadap Pendidikan. Seminar diselenggarakan di Zoom Meeting secara gratis dengan cara mendaftarkan di link https://bit.ly/PendaftaranWebinarPBSI.

Pembawa acara seminar dipandu oleh Indah Rahmayanti, M.Pd. diawali dari pemutaran Vidio Profil FKIP UHAMKA kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi oleh Bapak Syarif Hidayatullah, M.Pd. Setelah itu, penyampaian sambutan Dekan FKIP UHAMKA Bapak Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd. diwakili oleh Ibu Prof. Dr Prima Gustiyanti, M.Hum selaku Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sekaligus membuka acara seminar. Seminar dibuka dengan ucapan basmallah maka pemandu acara melimpahkan jalannya acara kepada Bapak Dr Irwan Baadilah, M.Pd. selaku Moderator.

Pada kesempatan ini, acara di isi oleh Ibu dr. Aisyah Dahlan, CHt dengan materi Mengenal dan memahami bahasa berdasarkan gender serta implikasi terhadap pendidikan ditinjau dari neurosains yang diteliti oleh dua ilmuan (Allan & Barbara dari Sydney, Australia dan Louann Brizendine, M.D.. dari California, San Francisco). Beliau berkata, “ Terdapat perbedaan berbahasa antara pria dan wanita diantaranya dalam fonologi, morfologi, dan diksi. Hal ini sesuai dengan Al-quran Surat Ali Imran : 36. Bahwasanya, otak laki-laki dan perempuan berbeda sejak masa kehamilan. Otak kiri anak perempuan berkembang lebih cepat dari otak kiri anak laki-laki. Anak perempuan akan mampu berbicara lebih awal dan lebih baik dibandingkan dengan anak laki-laki. Anak perempuan juga mampu membaca lebih awal serta berlajar bahasa dengan lebih cepat.” Peserta seminar antusias dalam memberikan pertanyaan kepada narasumber yaitu Ibu  dr. Aisyah Dahlan, CHt . Seminar tersebut diikuti oleh peserta dari kalangan  guru, dosen, mahasiswa dan ibu rumah tangga.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *