Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Selenggarakan Visiting Lecture untuk Menjawab Kebutuhan Guru Bahasa Indonesia di Luar Negeri

Potensi bisnis Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing sangat besar. Indonesia sebagai salah satu negara yang berkembang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi mengapa lembaga BIPA berkembang pesat di berbagai negara Eropa. Menanggapi hal tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mengundang praktisi BIPA sekaligus ketua APBIPA Jawa Timur, yaitu Dr. Arif Budi Wurianto, M.Si. dalam kegiatan visiting lecture untuk memberikan pengalaman praktis bagi para mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah Pengajaran BIPA.
Kegiatan ini dibuka oleh Dekan FKIP Uhamka, Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bagaimana potensi BIPA saat ini. “Mahasiswa prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia harus mampu menjawab tantangan tersebut.” Tegasnya.
Dalam pemaparan materinya, Bapak Arif menyampaikan bagaimana BIPA saat ini sudah menjadi salah satu pusat ekonomi yang menjanjikan. Tidak hanya di lembaga formal, seperti perguruan tinggi. Namun lembaga-lembaga dalam bentuk yayasan kecil juga telah membuat lembaga yang memfasilitasi mahasiswa asing untuk belajar bahasa Indonesia.
“Nantinya lulusan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tidak hanya mengajar di sekolah konvensional seperti SMP dan SMA. Namun juga bisa mengajar di luar negeri untuk mengajarkan bahasa Indonesia.”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *