Hal ini dibuktikan dengan terpilihnya Arnia Faiqah Tyara Sari untuk melakukan program pertukaran mahasiswa merdeka tahun 2022 ke Universitas Hasanudin Makassar (UNHAS) dan Maymunah Lubis melakukan pertukaran mahasiswa ke Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU).
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022 sendiri merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti proses pembelajaran di perguruan tinggi manapun di Indonesia sebagai bagian dari upaya penguatan dan atau perluasan kompetensinya.
Arnia Faiqah Tyara Sari selaku mahasiswa yang lulus dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022 ini mengungkapkan kebahagiannya atas kesempatan yang telah diraihnya. Menurutnya program ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalaman mahasiswa untuk memperluas kompetensi dan kemampuannya.
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini, Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Tahun 2022 ini dapat menjadi peluang dan kesempatan yang tepat untuk saya meningkatkan soft skill dalam diri saya dan kompetensi saya kedepannya,” ujar Arnia.
Daftar sekarang juga dan ajak teman-temanmu untuk menjadi calon mahasiswa baru di FKIP UHAMKA. Penawaran berbagai macam program beasiswa beserta persyaratannya dapat diakses melalui https://pmb.uhamka.ac.id/ atau langsung saja melalui http://www.fkip.uhamka.ac.id ke menu “Beasiswa Mahasiswa” atau https://linktr.ee/uhamka . Bagi kalian yang ingin mengetahui seluruh program studi di FKIP Uhamka dapat di akses pada https://linktr.ee/fkipuhamka
]]>
Kegiatan ini dihadiri oleh Prof Gunawan Suryoputro selaku Rektor Uhamka, Lelly Qodariah selaku Wakil Rektor III, Samsul Maarif selaku Wakil Dekan II FKIP Uhamka, Purnama Syae Purrohman selaku Kepala Unit Kerjasama Uhamka, dan segenap civitas akademika Uhamka.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan mulai 13-15 Juni 2022 dengan pemateri dari Pengurus Afiliasi Pegiat dan Pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing Pusat (APPBIPA Pusat) yang dipimpin langsung oleh Liliana Muliastuti sebagai Ketua APPBIPA Pusat. Pelatihan ini mendapatkan respon yang positif dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia dengan hadirnya perwakilan dari berbagai PTMA se-Indonesia.
Prof Gunawan Suryoputro Rektor Uhamka mengungkapkan bahwa pelatihan BIPA menjadi wujud Uhamka untuk menjadi Universitas yang terbuka dengan dunia baru di luar Uhamka, yaitu dosen dan mahasiswa asing.
“Kegiatan pelatihan pengajar Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing merupakan pendorong bagi kesiapan Uhamka dalam menerima mahasiswa dan dosen asing pada masa mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Lelly Qodariah menyatakan bahwa Uhamka mendukung terbentuknya pengajar BIPA yang profesional dengan memfasilitasi 10 peserta sebagai penerima sertifikat Pengajar BIPA Tingkat Dasar. Hal tersebut sesuai dengan rencana strategis Uhamka dalam memperkuat kegiatan inbound dan outbound dari kalangan mahasiswa, dan dosen di Uhamka.
“Setelah melaksanakan kegiatan ini, diharapkan Uhamka memiliki lembaga BIPA mandiri, dan melaksanakan kelas BIPA untuk mahasiswa asing, serta mendorong para dosen dan mahasiswa serta alumni untuk terlibat dan berperan aktif dalam pembelajaran bahasa nasional menjadi bahasa akademik dan pergaulan lintas bangsa,” lanjutnya.
Ufi Ruhama sebagai peserta perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Pontianak menuturkan, kegiatan pelatihan BIPA ini merupakan sebuah wadah baru untuk para pengajar dapat mengembangkan potensinya dalam bidang bahasa, khususnya penggunaan bahasa Indonesia dalam ilmu BIPA.
“Pelatihan ini membawa saya kepada hal baru, ilmu baru, dan pengalaman baru. Tentunya hal tersebut akan sangat berguna di masa depan, sehingga menambah kecintaan kita terhadap Bahasa Indonesia,” ujarnya.
Daftar sekarang juga dan ajak teman-temanmu untuk menjadi calon mahasiswa baru di FKIP UHAMKA. Penawaran berbagai macam program beasiswa beserta persyaratannya dapat diakses melalui https://pmb.uhamka.ac.id/ atau langsung saja melalui http://www.fkip.uhamka.ac.id ke menu “Beasiswa Mahasiswa” atau https://linktr.ee/uhamka . Bagi kalian yang ingin mengetahui seluruh program studi di FKIP Uhamka dapat di akses pada https://linktr.ee/fkipuhamka
Penulis : Alif
Editor : Dayu
]]>Pukul dan Jam merupakan dua kata yang memiliki makna berbeda, tetapi penggunaannya sering disamakan.
Pukul bertujuan untuk menunjukkan ‘saat atau waktu’ Sebagai contoh: Saat PPKM semua toko tutup pukul 21.00 WIB.
Sedangkan jam menunjjukkan maksa ‘masa atau jangka waktu’ Sebagai contoh: Kak Andra membaca buku selama 2 jam dalam sehari.
Itulah sedikit penjelasan penggunaan kata “jam”, “pukul”, dan “waktu” sesuai kaidah bahasa Indonesia. Kalian masih penasaran peredaan-perbedaan apalagi sih yang orang awam belum tahu?
Yuk bergabung dengan PBSI !!
PBSI UHAMKA membuka penerimaan Mahasiswa Baru, UHAMKA untuk menjadi Guru yan bercahaya dengan VISI sebagai berikut ;
Daftar sekarang juga dan ajak teman-temanmu untuk menjadi calon mahasiswa baru di FKIP UHAMKA. Penawaran berbagai macam program beasiswa beserta persyaratannya dapat diakses melalui https://pmb.uhamka.ac.id/ atau langsung saja melalui http://www.fkip.uhamka.ac.id ke menu “Beasiswa Mahasiswa” atau https://linktr.ee/uhamka . Bagi kalian yang ingin mengetahui seluruh program studi di FKIP Uhamka dapat di akses pada https://linktr.ee/fkipuhamka atau mengecek Program Studi Unggulan di FKIP Uhamka bisa melalui https://linktr.ee/pbsiuhamka CP. 081296927262
]]>
Menjadi seorang tenaga pendidikan memang bukanlah hal yang mudah. Banyak kriteria serta kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang calon tenaga pendidik di masa depan. Dengan kompetitor-kompetitor yang ikut menambah tantangan, seorang calon guru harus memiliki daya saing yang tinggi dengan memiliki ciri khas serta mengembangkan inovasi dan kreasi didalamnya.
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA selalu melahirkan penerus yang berintegritas, dengan memiliki daya saing yang tinggi dalam dunia pendidikan. Para lulusan telah diberikan bekal dan pembelajaran yang membantu mereka menghadapi lingkungan akademi kedepannya.
Dalam masa pandemi ini, PBSI Uhamka tetap berinovasi dengan menginfluence mahasiswa melalui media online, Instagram contohnya. Instagram PBSI Uhamka merupakan tempat dimana informasi tentang dunia pendidikan berada, khususnya dalam ruang lingkup pendidikan Bahasa Indonesia. Selain itu Instagram PBSI Uhamka selalu memberikan kiat dan tips dalam persoalan akademi.
Salah satu nya adalah unggahannya pada 29 September 2021 yang meng highlight tentang mata kuliah yang akan membuat mahasiswa menjadi guru Bahasa Indonesia yang hebat di masa depan. PBSI Uhamka membagikan bahwa dalam membangun diri menjadi guru Bahasa Indonesia yang baik adalah dengan mendalami lima mata kuliah yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan, diantaranya adalah Pengembangan Materi Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia, Strategi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Evaluasi Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Teknologi Pengajaran Bahasa Indonesia digital, dan Pembinaan Kompetensi Mengajar
Mata kuliah diatas merupakan mata kuliah penting. Kelima mata kuliah tersebut bagaikan aspek-aspek yang harus dimiliki oleh seorang guru, karena guru harus memiliki dasar dan pegangan yang kuat ketika menghadapi para peserta didiknya nanti. Maka dari itu PBSI Uhamka terus nmengembangkan dan mengevaluasi setiap mata kuliah di jurusan tersebut agar sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan para peserta didik di luar sana.
Daftar sekarang juga dan ajak teman-temanmu untuk menjadi calon mahasiswa baru di FKIP UHAMKA. Penawaran berbagai macam program beasiswa beserta persyaratannya dapat diakses melalui https://pmb.uhamka.ac.id/ atau langsung saja melalui http://www.fkip.uhamka.ac.id ke menu “Beasiswa Mahasiswa” atau https://linktr.ee/uhamka . Bagi kalian yang ingin mengetahui seluruh program studi di FKIP Uhamka dapat di akses pada https://linktr.ee/fkipuhamka atau mengecek Program Studi Unggulan di FKIP Uhamka bisa melalui https://linktr.ee/pbsiuhamka CP. 081296927262
]]>
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil mengantongi juara harapan 1 dalam Festival Seni dan Olahraga tingkat Nasional.
Festival Seni dan Olahraga Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) digelar pada 4 September hingga 23 Oktober 2021 dengan beberapa tahap yang harus dilalui.
Festival yang dijadikan sebagai pengembangan kreativitas mahasiswa ini diikuti oleh perguruan tinggi seluruh Indonesia yang menampilkan bakat-bakat hebat dalam berbagai bidang. Salah satunya mahasiswa dari PBSI FKIP Uhamka.
Dengan talenta dalam bidang musikalisasi puisi, kelompok Nadi Diksi yang terdiri dari Aditya Maulana Fajar, Bagas Agus Setyawan, Sapta Nur Faiz, Fuad Mudzakir, dan Giwang Katon berhasil meraih juara 1 harapan dalam festival tersebut.
Prof. Dr. Prima Gusti Yanti selaku Kaprodi Program Studi PBSI FKIP Uhamka merasa bahagia bercampur bangga atas capaian mahasiswanya dalam meraih prestasi di ajang Nasional. Hal ini menunjukkan bahwa Uhamka tidak hanya mengedepankan prestasi akademik saja, melainkan diimbangkan oleh prestasi-prestasi non akademik yang menunjang kreativitas mahasiswanya.
Tak lupa Uhamka salah satunya FKIP selalu mengapresiasi kepada mahasiswa-mahasiswa berprestasi dan mendukung mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri sebagai bekal perealisasian ilmu ditengah masyarakat nantinya.
Daftar sekarang juga dan ajak teman-temanmu untuk menjadi calon mahasiswa baru di FKIP UHAMKA. Penawaran berbagai macam program beasiswa beserta persyaratannya dapat diakses melalui https://pmb.uhamka.ac.id/ atau langsung saja melalui http://www.fkip.uhamka.ac.id ke menu “Beasiswa Mahasiswa” atau https://linktr.ee/uhamka. Bagi kalian yang ingin mengetahui seluruh program studi di FKIP Uhamka dapat di akses pada https://linktr.ee/fkipuhamka atau mengecek Program Studi Unggulan di FKIP Uhamka bisa melalui https://linktr.ee/pbsiuhamka CP. 081296927262
]]>
Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) adakan pelatihan untuk Guru RA Tunas Muslim As-Siddiq Bekasi dengan tema (Keterampilan Bercerita Menggunakan Media Satu Gambar) secara luring pada tanggal 4-6 Januari.
Pelatihan Keterampilan Bercerita Menggunakan Media Satu Gambar yang diketuai oleh Achmad Abimubarok ditujukan untuk meningkatkan keterampilan bercerita para guru agar lebih mudah dalam menanamkan nilai karakter dan melatih siswa dalam menyimak serta empati.
Pertemuan pertama, guru diberikan materi seputar keterampilan bercerita. Kemudian pertemuan kedua, guru diberi pelatihan mengolah nafas, suara, dan gerak. Dan terakhir pada pertemuan ketiga, guru melaksanakan praktik bercerita yang dipandu oleh Abdul Rahman Jupri selaku Dosen PBSI Uhamka.
“Anak-anak itu memperhatikan dari segala aspek yang ada pada kita sebagai guru, dari wajah, telinga, mulut, bahkan gerakan” ujar Jupri.
Para guru merasa antusias mengikuti pelatihan tersebut, karena dengan adanya pelatihan ini guru menjadi paham bagaimana memahami siswa dalam proses belajar bercerita.
Nunung selaku guru RA Tunas Muslim As-Siddiq menyampaikan bahwa dalam pelatihan, para guru dilatih mengatur nafas dan olah vokal guna proses pembelajaran kepada siswa yang lebih baik. Agar nafas semakin kuat ketika bercerita dan juga vokal yang lebih jelas.
“Acaranya menarik, karena ada olah nafas dan vokal membuat kita semakin bisa mengontrol nafas ketika mengajar” ujar Nunung.
Rosidah sebagai Kepala Sekolah RA Tunas Muslim As-Siddiq berpesan bahwa, pelatihan keterampilan bercerita guru jangan sampai berhenti disini, ia berpesan ada pelatihan kedua dan pemberian edukasi kepada guru terkait keterampilan mengajar, agar guru RA Tunas Muslim As-Siddiq semakin berkompeten.
Daftar sekarang juga dan ajak teman-temanmu untuk menjadi calon mahasiswa baru di FKIP UHAMKA. Penawaran berbagai macam program beasiswa beserta persyaratannya dapat diakses melalui https://pmb.uhamka.ac.id/ atau langsung saja melalui http://www.fkip.uhamka.ac.id ke menu “Beasiswa Mahasiswa” atau https://linktr.ee/uhamka. Bagi kalian yang ingin mengetahui seluruh program studi di FKIP Uhamka dapat di akses pada https://linktr.ee/fkipuhamka atau mengecek Program Studi Unggulan di FKIP Uhamka bisa melalui https://linktr.ee/pbsiuhamka CP. 081296927262
]]>
Pusat Studi Gender dan Perlindungan Anak Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (PSGPA Uhamka) resmi meluncurkan Program Sekolah Perempuan UHAMKA, Kamis (3/6). Kegiatan grand launching yang diadakan bersamaan dengan webinar ini turut dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, I Gusti Bintang Darmawati.
Dalam sambutannya, ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PSGPA Uhamka yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. “Rangkaian kegiatan yang sangat penting dalam menjawab tantangan perempuan dan anak di masa kini. Semoga dapat memberikan hasil maksimal bagi upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Indonesia,” tuturnya.
Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 500 partisipan ini diselenggarakan secara daring vua Zoom Meeting serta disiarkan langsung melalui channel Youtube PSGPA Uhamka.
Ketua PSGPA Uhamka Yoce Aliah Darma menuturkan, berdasarkan visi PSGPA Uhamka, yaitu menjadi pusat studi yang unggul dalam melakukan terobosan pengarusutamaan gender dan perlindungan anak di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat dan Al Islam Kemuhammadiyahan. “Dengan ini, PSGPA akan mendirikan sekolah perempuan Uhamka yang akan mengusung beberapa muatan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan saat ini,” katanya.
Yoce menjelaskan, kurikulum yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan peserta yang sudah diwawancarai. “Insya Allah sebanyak 30 peserta memiliki komitmen yang tinggi untuk mengikuti program sekolah perempuan Uhamka ini,” tuturnya.
Yoce menambahkan, implementasi sekolah perempuan uhamka yang akan dimulai awal Juni 2021. Selama 16 pertemuan ke depan, peserta akan dipandu dan didampingi oleh fasilitator yang sudah teruji baik dari segi akademik maupun non akademik dan sudah mengikuti proses TOT pada bulan Mei 2021. “Sudah dinyatakan layak mendampingi para peserta untuk bersama-sama mewujudkan perempuan yang solihah, sehat, cerdas, komunikatif dan terampil,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Uhamka Gunawan Suryoputro mengatakan, Uhamka jelas memiliki komitmen, yang ditunjukkan dengan berbagai kegiatan yang dipelopori oleh PSGPA. Di antaranya, kata dia, PSGPA telah merumuskan regulasi dan kebijakan penanganan kampus kekerasan khususnya yang terjadi di civitas akademika di kampus. “PSGPA juga telah bekerja sama dan menjadi pelopor untuk mengembangkan kurikulum bersama prodi-prodi yang terdapat di Uhamka,” ungkapnya.
Selain itu, menurut Gunawan, PSGPA terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi civitas akademika di bidang penanganan bantuan psikologi, konselor, teman sebaya, edukasi terkait masalah reproduksi dan kesehatan serta penanganan kekerasan berbasis gender melalui pelatihan serta webinar yang relevan.
“Semoga ikhtiar kita sebagai kampus responsif gender dan kampus anti kekerasan senantiasa menjadi bagian dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Gunawan.
]]>