Pementasan Drama “Rantau” oleh Teater Selaras

Jakarta – Teater Selaras yang bernaung di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UHAMKA akan mementaskan drama dengan lakon “Rantau.” Lakon “Rantau” merupakan karya saduran dari novel berjudul “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” karya HAMKA.

Pementasan “Rantau” merupakan mimpi dari mahasiswa yang menginginkan karya-karya Buya HAMKA dipertunjukkan di panggung teater. Nama Buya HAMKA yang melekat di kampus UHAMKA menjadikan motivasi untuk bisa mengapresiasi karya-karya Buya HAMKA.

“Rantau adalah debut Teater Selaras dan merupakan mimpi mahasiswa yang ingin karya Buya HAMKA dibuat pementasannya. Karena kami berada di kampus UHAMKA, membawa nama Buya HAMKA, tentunya kami perlu memberikan apresiasi atas karya-karya Buya HAMKA. Salah satunya adalah dengan mementaskan lakon “Rantau” ini,” ujar Desya, selaku pimpinan produksi dalam pementasan ini.

Para pemain dan manajemen pementasan ini semuanya adalah mahasiswa PBSI UHAMKA. Berteater memberikan mereka keleluasaan untuk memahami berbagai karakter. Berteater juga membuat manusia bisa lebih terbuka terhadap berbagai sudut pandang.

Salah satu pemain, Bagas, mengungkapkan bahwa berteater membuka ruang bagi mahasiswa untuk menggali potensi diri dan mempersiapkan softskill untuk menjadi guru yang profesional.

“Bermain teater itu asyik, kita bisa lebih mengenal potensi diri. Apalagi kita calon guru, harus punya softskill. Jadi, bermain teater melatih kita untuk siap menjadi guru yang profesional,” ucap Bagas.

“Rantau” mengisahkan sepasang anak muda yang saling jatuh cinta namun terhalang oleh adat. “Rantau” akan dipentaskan pada hari Kamis, 2 Mei 2019 pukul 16.00 WIB di GOR Pertunjukkan Bulungan, Jakarta Selatan. Untuk pemesanan dan pembelian tiket dapat menghubungi Muhammad Sholeh (0812-8325-1422).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *