Nestapa Berderai
Via Tania
Palu yang tergulung sang biru benhur
Semua-muanya tergusur
Nestapa mengguyur
Tiap insan ditelan sang biru benhur
Dikoyak moyakan sampai terkubur
Ibuku hilang
Bapakku hilang
Adikku hilang
Kakakku hilang
Nenekku hilang
Kakekku hilang
Paluku malang melintang
Donggala yang terguncang sang kulit bumi
Terkikis sampai mati
Derai membanjiri
Pelipis yang retak tak bertepi
Bisikan kehilangan telah menghantui
Rumahku hancur
Kampusku hancur
Donggalaku hancur lebur
Nestapa berderai di bibir mata
Harapan tersapu bayu lara
Kesengsaraan melekat di balik batu karang
Semua-muanya telah hilang dan tersisa bayang-bayang